Tampilkan postingan dengan label Gosip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gosip. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Maret 2013

Ramalan Tentang Tenggelamnya Pulau Jawa



Detikmaya - Pulau Jawa bisa tenggelam? Orang akan menjawab skeptis, “ah tidak mungkin”. Namun jika kita berpijak pada pendapat para ahli kebumian (geologi) tentu judul di atas bukan sekedar omong kosong. Sebuah ramalan tentang tanah Jawa telah ada berabad-abad yang lalu. Khususnya mengenai Kehancuran pulau Jawa setelah Seratus Tahun perang Sabil (hasil ramalan Raja Kediri Jayabaya).

Hal ini sesuai dengan hukum Geologis, bahwa sewaktu-waktu bumi ini akan mengalami pergeseran, baik akibat Gempa tektonik atau letusan gunung berapi. Adapun faktor manusianya sendiri, akibat manusia banyak melakukan kejahatan dan dosa besar lainnya. Sehingga energi negatif yang beredar diserap oleh alam pulau jawa yang mengakibatkan ketidak seimbangan pulau Jawa.

Yang menjadi faktor alam adalah adanya pengaruh global yang berupa perubahan iklim dan cuaca sehubungan dengan aktivitas manusia di beberapa negara industri. Penyebaran polusi dan pengrusakan efek rumah kaca telah terjadi selama hampir 300 tahun sejak revolusi Industri. Aktifitas yang demikian itu menimbulkan lapisan ozon berlubang dan semakin hari semakin besar, efeknya adalah radiasi cahaya matahari tidak langsung diserap atmosfir bumi namun langsung jatuh ke bumi, pemanasan global pun agaknya semakin hari akan menjadi kenyataan. Suhu bumi semakin panas, dikutub efek dari pemanasan ini bisa mencairkan es sehingga menambah volume air laut.

Kalau dilihat dari keadaan cuaca yang sudah mulai berubah diseluruh dunia karena global warming, naiknya volume air laut.

Bisa dibayangkan apabila pulau es raksasa ini mencair, jakarta bisa tenggelam lho! Sebuah pulau es raksasa seluas 260 km2, lima kali luas Jakarta Pusat. Bisa dibayangkan, apabila seluruh es Greenland mencair, bisa menaikkan permukaan air dunia 6 meter. Jakarta Utara bisa tenggelam jika permukaan laut naik 2-3 meter. Para ilmuwan Amerika Serikat mengklaim robohnya bongkahan es raksasa itu akibat pemanasan global.
Akibatnya beberapa kota pantai dunia bisa tenggelam akibat meluapnya air laut, pulau jawa yang kini memiliki banyak kota pantai akan terkena imbasnya. Bukan musathil suatu saat kota-kota itu akan hanyut tenggelam bila air laut meluap naik ke daratan. Kisah tentang tenggelamnya peradaban-peradaban kuno seperti Benua Atlantik adalah suatu contoh bahwa kekuatan alam tidak bisa dihentikan oleh manusia.

Pulau Jawa adalah sebuah kapal raksasa yang ditopang oleh suspensi yang sangat besar. Suspensi ini yang selama ini meredam getaran lempeng Samudera Hindia yang terus menerus mendorong Pulau Jawa ke arah utara. Suspensi ini membentang dari timur Pulau Jawa hingga ke barat di dekat Gunung Krakatau. Sama seperti suspensi mobil, suspensi Pulau Jawa juga memiliki oli. Oli-nya suspensi Pulau Jawa adalah Lumpur Lapindo. Dan yang berfungsi sebagai pegas adalahgas yang terperangkap bersama Lumpur Lapindo. Ketika pengeboran Lapindo menembus lapisan gas, gas yang selama ini menjadi pegas-nya Pulau Jawa mulai merembes keluar.

Rembesannya gas tidak lewat lubang sumur karena lubang sumur tertutup oleh ‘pelumas’ pengeboran, tapi merembes melalui lapisan tanah yang tidak dilapisi casing. Akibatnya berkurang gaya elastis yang mengimbangi energi potensial lempeng Samudra Hindia sehingga muncul lah gempa di Jogja. Pengeboran itu pula kini membuat system suspensi makin rapuh, hingga makin sering gempa terjadi di Pulau Jawa. Mengingat system suspensi membentang dari timur ke barat, maka tak heran jika gempa bergerak dari sebelah timur menuju ke barat. Mungkin akan sampai di Krakatau. Nah, kalau sudah sampai di krakatau, Jawa praktis tidak punya lagi sistem suspensi. Dorongan lempeng Samudra Hindia akan membuat Pulau Jawa makin miring ke arah selatan, akhirnya ambruk dan tenggelam.

Gempa yang sering terjadi di jawa dapat menyebabkan kerapuhan pada penyangga pulau (menjadi kosong atau tidak padat tanahnya) ditambah amblasnya tanah di sekitar sidoarjo akibat lumpur lapindo. Hasil penelitian telah menunjukkan berkurangnya kepadatan dalam tanah di pulau jawa. Indikasinya adalah jika terjadi hujan tiga jam tanpa henti, sedikitnya ada 500 desa di Jawa yang tenggelam, kalau enamjam maka lebih dari 1.000 desa akan kebanjiran. Di Jakarta ini hujan yang turun selama dua jam saja, beberapa daerah di kota Jakarta ini akan terendam air. Jika pemerintah tidak serius untuk segera membenahi lingkungan di negeri ini, maka pada tahun 2020 pulau Jawa bisa tenggelam.

Persis kayak ramalan Joyoboyo, wong jowo kelangan jawane alias Orang Jawa kehilangan [Pulau] Jawa-nya!

Jumat, 08 Maret 2013

Pulau Jawa

Ramalan Tentang Tenggelamnya Pulau Jawa

Ramalan Tentang Tenggelamnya Pulau Jawa

 


Detikmaya - Pulau Jawa bisa tenggelam? Orang akan menjawab skeptis, “ah tidak mungkin”. Namun jika kita berpijak pada pendapat para ahli kebumian (geologi) tentu judul di atas bukan sekedar omong kosong. Sebuah ramalan tentang tanah Jawa telah ada berabad-abad yang lalu. Khususnya mengenai Kehancuran pulau Jawa setelah Seratus Tahun perang Sabil (hasil ramalan Raja Kediri Jayabaya).

Hal ini sesuai dengan hukum Geologis, bahwa sewaktu-waktu bumi ini akan mengalami pergeseran, baik akibat Gempa tektonik atau letusan gunung berapi. Adapun faktor manusianya sendiri, akibat manusia banyak melakukan kejahatan dan dosa besar lainnya. Sehingga energi negatif yang beredar diserap oleh alam pulau jawa yang mengakibatkan ketidak seimbangan pulau Jawa.

Yang menjadi faktor alam adalah adanya pengaruh global yang berupa perubahan iklim dan cuaca sehubungan dengan aktivitas manusia di beberapa negara industri. Penyebaran polusi dan pengrusakan efek rumah kaca telah terjadi selama hampir 300 tahun sejak revolusi Industri. Aktifitas yang demikian itu menimbulkan lapisan ozon berlubang dan semakin hari semakin besar, efeknya adalah radiasi cahaya matahari tidak langsung diserap atmosfir bumi namun langsung jatuh ke bumi, pemanasan global pun agaknya semakin hari akan menjadi kenyataan. Suhu bumi semakin panas, dikutub efek dari pemanasan ini bisa mencairkan es sehingga menambah volume air laut.

Kalau dilihat dari keadaan cuaca yang sudah mulai berubah diseluruh dunia karena global warming, naiknya volume air laut.

Bisa dibayangkan apabila pulau es raksasa ini mencair, jakarta bisa tenggelam lho! Sebuah pulau es raksasa seluas 260 km2, lima kali luas Jakarta Pusat. Bisa dibayangkan, apabila seluruh es Greenland mencair, bisa menaikkan permukaan air dunia 6 meter. Jakarta Utara bisa tenggelam jika permukaan laut naik 2-3 meter. Para ilmuwan Amerika Serikat mengklaim robohnya bongkahan es raksasa itu akibat pemanasan global.
Akibatnya beberapa kota pantai dunia bisa tenggelam akibat meluapnya air laut, pulau jawa yang kini memiliki banyak kota pantai akan terkena imbasnya. Bukan musathil suatu saat kota-kota itu akan hanyut tenggelam bila air laut meluap naik ke daratan. Kisah tentang tenggelamnya peradaban-peradaban kuno seperti Benua Atlantik adalah suatu contoh bahwa kekuatan alam tidak bisa dihentikan oleh manusia.

Pulau Jawa adalah sebuah kapal raksasa yang ditopang oleh suspensi yang sangat besar. Suspensi ini yang selama ini meredam getaran lempeng Samudera Hindia yang terus menerus mendorong Pulau Jawa ke arah utara. Suspensi ini membentang dari timur Pulau Jawa hingga ke barat di dekat Gunung Krakatau. Sama seperti suspensi mobil, suspensi Pulau Jawa juga memiliki oli. Oli-nya suspensi Pulau Jawa adalah Lumpur Lapindo. Dan yang berfungsi sebagai pegas adalahgas yang terperangkap bersama Lumpur Lapindo. Ketika pengeboran Lapindo menembus lapisan gas, gas yang selama ini menjadi pegas-nya Pulau Jawa mulai merembes keluar.

Rembesannya gas tidak lewat lubang sumur karena lubang sumur tertutup oleh ‘pelumas’ pengeboran, tapi merembes melalui lapisan tanah yang tidak dilapisi casing. Akibatnya berkurang gaya elastis yang mengimbangi energi potensial lempeng Samudra Hindia sehingga muncul lah gempa di Jogja. Pengeboran itu pula kini membuat system suspensi makin rapuh, hingga makin sering gempa terjadi di Pulau Jawa. Mengingat system suspensi membentang dari timur ke barat, maka tak heran jika gempa bergerak dari sebelah timur menuju ke barat. Mungkin akan sampai di Krakatau. Nah, kalau sudah sampai di krakatau, Jawa praktis tidak punya lagi sistem suspensi. Dorongan lempeng Samudra Hindia akan membuat Pulau Jawa makin miring ke arah selatan, akhirnya ambruk dan tenggelam.

Gempa yang sering terjadi di jawa dapat menyebabkan kerapuhan pada penyangga pulau (menjadi kosong atau tidak padat tanahnya) ditambah amblasnya tanah di sekitar sidoarjo akibat lumpur lapindo. Hasil penelitian telah menunjukkan berkurangnya kepadatan dalam tanah di pulau jawa. Indikasinya adalah jika terjadi hujan tiga jam tanpa henti, sedikitnya ada 500 desa di Jawa yang tenggelam, kalau enamjam maka lebih dari 1.000 desa akan kebanjiran. Di Jakarta ini hujan yang turun selama dua jam saja, beberapa daerah di kota Jakarta ini akan terendam air. Jika pemerintah tidak serius untuk segera membenahi lingkungan di negeri ini, maka pada tahun 2020 pulau Jawa bisa tenggelam.

Persis kayak ramalan Joyoboyo, wong jowo kelangan jawane alias Orang Jawa kehilangan [Pulau] Jawa-nya!

Kondisi Justin Bieber Membaik Setelah Pingsan Saat Konser di London

Konser Justin Bieber di 02 London Arena beberapa waktu lalu, menjadi berita berbagai media internasional. Pasalnya mantan kekasih Selena Gomez ini tak hanya datang terlambat melainkan juga secara tiba-tiba jatuh pingsan dibalik panggung.
Dilansir dari E!New jika Justin Bieber sempat mendapat bantuan gas oksigen dari petugas kesehatan. Namun Justin tetap ngotot untuk melanjutkan konsernya. Ia menyanyikan empat lagu sebelum akhirnya mengakhiri konser malam itu.
Justin Bieber @uk.lifestyle.yahoo.com 
 
Justin Bieber pun kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit di London pada hari Rabu (7/3) waktu setempat. Sang manajer, Scooter Braun memberikan keterangan jika Justin Bieber pingsan karena kehabisan nafas.
Keesokan harinya Justin Bieber menginformasikan keadaannya melalui tweet. "Terasa lebih baik. Terima kasih buat semua orang yang telah menolongku semalam. Kalian adalah fans terbaik di dunia

Diego Berterima Kasih Pada Keluarga Mef Paripurna

Pesepak bola Diego Muhammad menerima dengan besar hati atas vonis tiga bulan 20 hari pada yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada dirinya.
"Realitas ini Diego bersalah dan kita menerima dengan besar hati keputusan ini sebagai pelajaran yang sangat mahal," ujar Kapitra Ampera, kuasa hukum Diego saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (7/3).
Selain itu, kekasih Nikita Willy itu menyampaikan rasa terima kasihnya pada keluarga korban, Mef Paripurna yang telah memaafkan perbuatannya. Maaf dari pihak keluarga juga menjadi pertimbangan hakim untuk meringankan hukuman.
"Terima kasih bagi semua pihak keluarga Mef dan yang telah memaafkan sehingga menjadi suatu pertimbangan bahwa majelis hakim telah memutuskan suatu keputusan yang bijaksana," kata Kapitra.
Diego sudah tidak mau membahas lagi tentang siapa yang benar dan yang salah dari kasus pemukulan tersebut. "Ini realitas yang kita terima. Kita sudah tidak bisa berdebat lagi siapa yang benar dan salah," imbuh Kapitra.
Artis Gagal Kendalikan Amarah
"Tetapi kita menerima dengan lapang dada bahwa ini suatu kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri," tukas Kapitra.

Gagal Ketemu Raffi Ahmad, Jessica Iskandar Kecewa

Kapanlagi.com - Kekecawaan tengah menyelimuti sahabat Raffi Ahmad, Jessica Iskandar. Pasalnya, sampai saat ini dia belum bisa bertemu sahabatnya itu.
Hari ini, Jum'at (8/3) Raffi menjalani sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk keempat kalinya. Namun sayangnya, Raffi kembali tidak dihadirkan di sidang tersebut.



"Pertama aku sedikit kecewa karena Raffi Ahmad tidak juga dihadirkan sudah tiga kali, ini hari keempat, rasannya sedih," ujar Jessica saat ditemui di Studio 6 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jum'at (8/3).
Jessica pun sempat datang di sidang pada hari kedua, Rabu (6/3). Namun, dia gagal bertemu untuk menghilangkan rasa kangennya lantaran Raffi absen.
"Kemarin aku dateng pas hari kedua. Aku berharap banget bisa lihat Raffi, bisa kangen-kangenan. Cuma, sedih lah, kecewa karena nggak bisa ketemu karena tidak bisa dihadirkan," papar Jessica.

Jeda Sidang, Nikita Mirzani Bangun Masjid di Bandung

Akhir-akhir ini Nikita Mirzani disibukkan dengan jadwal sidang selain promo film dan menyanyi. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, saat jeda sidangnya digunakan untuk hal positif.
Selasa (5/2), bersama dengan sahabatnya calon walikota Bandung Engkus Kunadi Anang (EKA), Nikita melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid di Bandung.
Nikita Mirzani - Engkus Kunadi Anang @Foto: Koleksi PribadiNikita Mirzani - Engkus Kunadi Anang @Foto: Koleksi Pribadi
"Kemarin sempat ke Bandung sama sekali tak direncanakan, soalnya kemarin-kemarin kan lagi banyak sidang dulu. Jadi pas ada waktu kosongnya setelah sidang Senin ke SMA 24 Bandung, mereka pernah ajukan proposal pembangunan masjid. Aku diajak turut serta pas jeda ya langsung ok," ujar Nikita melalui telepon seluler, Jumat (8/2).
Bersama dengan Engkus, Nikita memberikan dukungan penuh pada pembangunan masjid tersebut. "Perasaannya pastinya bahagia, senang karena membantu untuk membuat tempat beribadah. Ada ide ini karena ada Bapak Eka, dia banyak kegiatan sosial, kaya punya perpustakaan untuk anak yang tidak mampu, rumah singgah untuk orang yang tidak mampu, Niki jadi tersentuh hatinya mau ikut membantu," terangnya.
Eka, yang merupakan alumni SMA 24 menurut Nikita adalah teman yang memberi dampak positif. “Dia semangat, masih muda, energi positifnya bagus banget. Terus punya ide-ide yang bagus buat masyarakat. Jadi kenal dengan Eka senang juga bisa bawa energi positif ke Niki. Insya Allah jadi lebih baik Niki-nya dengan mengenal Eka. Kalau dia melakukan ini hanya ingin menjadi walikota, itu salah. Saya cukup bersyukur, karena masih bisa membantu sesame,” tegasnya.
Nikita Mirzani - Engkus Kunadi Anang @Foto: Koleksi PribadiNikita Mirzani - Engkus Kunadi Anang @Foto: Koleksi Pribadi
Lantas, apakah Eka bisa menjadi sosok lelaki idaman Niki? "Eka memang single yah, kalau Niki sih enggak mau mendahului Tuhan, kalau Tuhan kasih ini itu Niki terima. Enggak mikir tipe atau kriteria apapun, dikasih sama Tuhan aja," pungkasnya